Kelabu

Kelabu

Lamongan, 11 oktober 2012

By

izza expres

Kelabu,

Dulunya umur sepuluh sekarang dua puluh

Dia tinggalkan yang dulu

Sudah waktunya bercumpu

Kelabu,

Didapatnya seseorang yang hany asatu

Ditungginya tak jemu-jemu

Sampai waktunya bertemu

Kelabu,

Dirudung malu

Dentang jantung mendayu-dayu

Saat sedang menunggu

Kelabu,

Dua tahun tak  kunjung betemu

Dialaminya demam rindu

Sungguh begitu pilu

Kelabu,

Dirinya pilu

Desah sedih meramu

Semua waktunya dihabiskan untuk menunggu

Pos ini dipublikasikan di puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s